Tampilkan postingan dengan label Kuliner Lintau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuliner Lintau. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 Januari 2014

Published Januari 27, 2014 by with 0 comment

Lemang Tapai Lintau

Lemang Tapai pada zaman dahulu kala makanan ini adalah digunakan untuk acara-acara adat dan acara-acara sosial seperti acara gotong royong manyabik padi (panen padi) acara pernikahan dan acara sosial lainnya, makanan ini memang beda dari lainnya tampilannya spektakuler, rasanya maknyus. Penasaran ingin mencoba...?  

Proses Pembuatan Lemang 
  1. Beras Ketan kita cuci bersih-bersih, setelah bersih kita rendam menggunakan air santan.        
  2. Ambil Bambu, potong Bambu kira-kira panjangnya 60 cm, setelah dipotong bambu, kita tusuk bagian dalamnya supaya berlubang, tinggalkan sekat bambu yang bawah.
  3. Bagian dalam Bambu kita cuci bersih-bersih, setelah itu ambil pucuk daun pisang kita lapisi bagian dalam Bumbu dengan pucuk daun pisang.
  4. Masukan Beras Ketan yang telah direndam tadi kedalam bambu, dikasih daun pandan dan sedikit garam.
  5. Lemang siap Kita tanak atau dimasak dengan cara menaruh Bambu di atas rak pengapian (tungku kayu bara api) tunggu sampai benar-benar matang.
Proses Pembuatan Tapai
  1. Beras Ketan hitam di cuci bersih-bersih, setelah dicuci masukan kedalam Periuk nasi, kasih air kira-kira setinggi ruas ujung jari telunjuk dari permukaan Beras Ketan Tadi, dan siap ditanak sampai matang.
  2. Ambil daun pisang setelah itu gelar daun pisang tadi diatas lantai, dan kita taruh Ketan Hitam yang telah matang tadi diatas daun pisang dan ratakan Ketan hitam diatas permukaan daun pisang.
  3. Taburkan Ragi diatas Ketan hitam.
  4. Ambil wadah atau panci setelah itu permukaan panci kita lapisi dengan daun talas yang besar dan masukan ketan hitam yang telah di kasih ragi kedalam panci, taburkan sedikit merica bulat, cabe merah, dan bawang merah. Setelah itu bagian atas panci yang masih ada sisah daun talasnya kita lipat dan panci kita bungkus pakai kain diam selama 2 hari, Tapai siap untuk disantap.
Proses Penyajian Lemang Tapai 
Ambil piring potong Lemang taruh diatas piring kemudian guyur Lemang dengan Tapai, jadi Lemang Tapai siap utuk disantap.    

Read More

Minggu, 26 Januari 2014

Published Januari 26, 2014 by with 0 comment

Ketan Dadiah Lintau

Ketan Dadiah adalah makanan terbuat dari bahan dasar beras ketan dan dadiah dari susu kerbau, kalau anda berpergian ke Sumatera Barat sayang kalau melewati yang satu ini dan tidak mencicipinya. Makanan ini nikmat kalau disantap berame-rame, bersama keluarga dan bersama kerabat.

Cara pengolahan Ketan Dadiah:

Langkah Pertama
Beras Ketan kita siapkan dan  dicuci bersih-bersih setelah itu kita pindahkan ke wadah yang bersih.

Langkah Kedua
Siapkan Dandang, setelah itu dandang  di isi dengan air bersih yang dicampur dengan patih santan kelapa dengan dikasih sedikit garam dan pewangi 2 helai daun pandan.

Langkah Ketiga
Beras Ketan yang telah bersih kita masukan kedalam panci dandang setalah itu panc i kita masukan kedalam dandang yang harus kita perhatikan adalah beras ketan harus terendam oleh air yang tercampur santan tadi kira-kira seruas ujung jari telunjuk.

Langkah Keempat
Proses masak, kita siapkan kompor dan taruh dandang tadi diatas kompor dan mulai beras ketan kita tanak setelah mendidih kita angkat panci dandang dan digantung dalam dandang seperti dikukus  sampai beras ketan matang dan pulen.

Langkah Kelima
Yaitu kita memasak gula aren caranya, kita ambil kuali dan kita isi air kira-kira satu gelas kemudian kita masak sampai airnya panas dan kita masukan gula aren kira-kira 2 butir sampai gula aren nya larut dalam air dan tunggu sampai agak mengental dan matang.

Tahap penyajian Ketan Dadiah
Ketan yang sudah matang kita masukan kedalam sebuah mangkuk  kita tambahkan dadiah, setelah itu kita kasih manisan dari olahan gula aren dan dikasih sedikit irisan bawang merah , selesai deh. Ketan Dadiah siap kita santap.

Maaf  kalau artikel ini masih berantakan, harap dimaklumi.

Read More

Minggu, 29 Desember 2013

Published Desember 29, 2013 by with 0 comment

Kalamai Lintau



Kalamai adalah salah satu makanan kecil dengan bahan dasar sebagai berikut :
  • Tepung beras ketan 
  • Gula Aren
  • Santa                                                                                                                                                     
Makanan ini berasal dari Sumatera Barat, setiap daerah di Sumatera Barat mempunyai ciri khas tersendiri dalam pengolahan pembuatan kalamai begitu juga dengan Kalamai Lintau yang bentuknya hampir sama dengan kue Keranjang (Kue Keranjang biasa digunakan atau disajikan oleh etnis Tiong Hwa untuk hari Raya Imlek), tidak beda jauh etnis Tiong Hwa dengan Masyarakat Minang (Lintau) dalam penyajian Kalamai ini, Kalau di Lintau Kalamai disajikan dalam rangka acara Adat seperti hari perkawinan, Upacara Adat dan termasu hari Raya Umat Islam.
                                                                                                                                               

 


Cara pembuatan Kalamai

Tepung beras ketan dimasak bersama santan kelapa dicampur gula aren serta ditambah sedikit gula pasir dengan menggunakan kuali (wajan yang sangat besar). Untuk proses memasak adonan menggunakan tungku kayu (pengapian dengan bahan kayu). Dengan nyala api yang sedang terus diaduk sampai berubah warna kecoklatan dan beraroma wangi, setelah wangi dan matang lalu adonan dipindahkan serta didiamkan sampai kalis. Kalamai siap disajiakan dan disantap seperti kue keranjang. 





 


Read More

Sabtu, 14 Desember 2013

Published Desember 14, 2013 by with 0 comment

Makanan Tradisional Lintau

Beraneka Macam masakan dari Minang kabau ini yg Enak & Lezat , terutama Lintau mempunyai ciri khas tersendiri , di antaranya :

1.    Rendang Belut dari Toluak Tigo Jangko , Penganan dari 
       daging yg biasanya di buat dari daging sapi, kerbau, Ayam
       yg bersantan dan berbumbu rempah, Akan tetapi Rendang 
       juga bisa dibuat dari daging  Belut, rasanya tidak kalah 
       nikmat dari daging sapi, kerbau atau Ayam. Dan ini hanya
       bisa di temukan di Nagari Lintau.





2.    Ketan Dadiah , penganan dari beras ketan & susu     
       kerbau  lebih nikmat di makan bila di tambah irisan 
       bawang Merah & gula Aren .






3.    Lemang Tapai, Penganan yg dibuat dari  beras ketan yg   
       di  bakar di batang Bambu , lalu di taburi  tape  ketan   
       hitam, Rasa sangat  sangat nikmat.








4.    Kalamai , semacam Dodol atau kue keranjang dari betawi.











5.    Sambalado Maco Tarubuak , sambal yg terbuat dari cabe di kasih ikan yg biasa di sebut  
       maco tarubuak [ ikannya hanya produksi di minang ]
6.    Macam – macam Pai ikan [ sejenis pepes ikan , tetapi kental dengan bumbu Rempah  ciri 
       khas  Lintau  yg di bakar pake bara api , hanya ada di Lintau
7.    Bika  Batu Bulat, semacam Apem  tetapi berbeda cara membuatnya , disini ada yg di 
       bakar atau di kukus.
8.    Serabi beras khas Lintau
9.    Pecel Sayur khas Lintau
Read More
Published Desember 14, 2013 by with 0 comment

Dadiah Lintau Atau Yogurt Minang


Dadiah adalah makanan Tradisional Minang yang terbuat dari fermentasi susu Kerbau  yang
di olah secara Alami di dalam bambu tanpa bahan pengawet yang manfaatnya sama dengan
Yogurt yaitu :

1.   Yogurt Mungkin Membantu Anda Merasa Lebih Kenyang  ( baik digunakan bagi  Orang   yang
      menginginkan pola hidup sehat/diet)
2.   Yogurt Dengan Active Cultures Mungkin Bisa Membantu Usus
      •         Peningkatan dari sistem immune
      •         Diare
      •         Kanker Colon

3.    Beberapa Jenis Probiotic Mungkin Bisa Meningkatkan System Immune
4.    Yogurt dengan Active Cultures Mungkin Bisa Mengurangi Infeksi Vaginal
5.    Yogurt Mungkin Bisa Mencegah Osteoporosis
6.    Yogurt Bisa Mengurangi Resiko Tekanan Darah Tinggi
7.    Dapat membatu meremajakan kulit (kecantikan wajah).
 
Cara Penyajian Dadiah Lintau{ Yogurt Minang } mempunyai ciri khas tersendiri yaitu Dadiah di tambahkan gula merah,  bawang merah dan di makan dengan Nasi Ketan . Ada juga Dadiah di campur dengan emping dari beras ketan di tambah gula merah. Rasanya Maknyus Penasaran ingin mencoba...















Read More