Semoga video ini dapat menjadi cermin buat kita semua, contoh Danau Maninjau yang dulunya banyak touris yang datang, berbeda dengan jaman sekarang.
maaf artikel ini belum selesai.jika kita urut ke masa lampau,terbayang minamg kabau asri,di mana2 hamparan hijau bak permadani yang terhampar,yg menyejukan mata,yg memenentram hati,sungguh aindah taktak terperi,nan akan kenangan yg sangat indah pada masa kini.berbicara tentang sejarah masa lampau,kita tidak bisa menggabaikan 3 faktor yg mempengaruhi masa lampau itu sendiri,baiklah kita coba membedahnya satu persatu meskipun tak terlalu mendetail.
1.faktor tradisi contoh padas masa lampau di hampir semua objek wisata di ranah minang.penduduk pribuminya mereka mempunyai rasa peduli yg amat tinnggi terhadap kelestarian lingkungan contoh rata-rata orang-orang masa lampau mereka menanam pohon atau tumbuhan yg berguna bagi generasi yg akan datng.maka pada masa itu kita bisa menemukan pohon yg bukan hanya berguna sebagai penghijauan tapi sekaligus buat obat2an.kita bisa tanya pada pribumi yangg dimana mereka tinggal.pasti ada pohon seperti pala,cengkeh.gaharu dll.bahkan ada pohon yg hanya ada di sedikit di muka bumi kita sumbar mempunyainya,tapi sayang tak adanya semangat tuk melestarikanya.maka seiring perputaran masa.mereka lenyap dengan sendirinya tanpa sempat tergantikan. Pada masa itu kita tidak hanya bisa menikmati hijaunya bumi minang,terkhusus yg ada di lokasi objek wisata tersebut,bahkan kita bisa menikmati hasil dari hijau nan eloknya objek wisata tersebut mngkin buah-buahanya atau hasil danaunya,karena pada masa lampau tersebut orang minang sangat menyadari bahwa tanah mereka subur maka cocok buat bertani
dan berkebun so yang pasti petani identik dgn tumbuhan sehingga semengat para leluhur kita itu tuk menjaga kelestarian lingkungan sangat-sangat kuat sekali maka tak mengherankan lah pada masa itu anak-anak muda minang tak segan dan tak cannggung, tuk turun ke sawah atau menanam sembangsuatu yang bermanfaat.tak mengherankan ranah minang pada masa lampau penyumbang rempah-rempa hasil hutan

0 komentar:
Posting Komentar